Membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Dengan memahami langkah-langkah yang tepat, kamu bisa membuat daftar isi otomatis yang rapi hanya dalam hitungan menit. Cara ini mudah dipraktikkan karena cukup mengikuti tahapan yang jelas dan cepat.
Secara umum, daftar isi berfungsi menampilkan judul bab atau sub-bab beserta nomor halamannya. Kehadiran daftar isi membuat dokumen lebih terstruktur dan memudahkan siapa pun yang membacanya untuk menemukan bagian yang dibutuhkan tanpa harus membuka halaman satu per satu. Karena itu, memahami cara membuat daftar isi otomatis menjadi keterampilan penting, terutama bagi kamu yang sering menyusun laporan, makalah, atau karya tulis panjang.
Untuk dapat membuat daftar isi otomatis, ada empat poin utama yang perlu diperhatikan agar hasilnya sesuai harapan. Artikel ini akan membahas tahapan tersebut secara detail, lengkap dengan gambar langkah demi langkah sehingga mudah diikuti. Panduan ini bisa langsung kamu praktikkan di Word 2010 maupun versi terbaru seperti Word 2016, Word 2019, dan Word 2021, sehingga fleksibel digunakan sesuai versi aplikasi yang kamu miliki.
Daftar Isi
Poin-poin Penting Membuat Daftar Isi Otomatis di Word
1. Gunakan Heading Styles dengan Tepat
Heading Styles adalah kunci utama agar Word bisa mengenali struktur dokumen. Setiap judul bab sebaiknya menggunakan Heading 1, sedangkan sub-bab bisa memakai Heading 2 atau Heading 3. Jika hanya menggunakan format manual (bold atau ukuran font), Word tidak akan bisa membuat daftar isi otomatis.
Dalam suatu karya tulis, sering ditemukan judul, subjudul, serta sub-subjudul, ada juga yang menggunakan istilah judul bab, sub-bab, dan turunan yang lain. Oleh karena itu, sebelum dapat membuat daftar isi otomatis di Word, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menerapkan gaya Headings ke judul bab dan sub-bab.
Sebagai contoh, teks judul bab pertama adalah “BAB I PENDAHULUAN“. Agar Microsoft Word dapat mengenali teks “BAB I PENDAHULUAN” sebagai judul bab, kamu perlu menerapkan gaya Heading 1 pada teks tersebut.
Sebelum menerapkan gaya heading, pertimbangkan untuk mengatur format gaya heading terlebih dahulu jika gaya teks belum sesuai.

Untuk menerapkan gaya Headings pada teks, lakukan langkah berikut:
- Klik pada baris teks judul bab,
- Lalu klik gaya Heading 1 yang terletak di tab Home bagian Style.
- Ulangi langkah nomor 1 dan 2 untuk setiap judul bab lainnya serta gaya Heading 2 untuk setiap sub-bab.
Setelah menerapkan gaya Heading 1 pada judul bab “BAB I PENDAHULUAN”, maka format teks akan berubah mengikuti format gaya Heading 1 bawaan aplikasi Word. Jika format gaya Heading 1 tidak sesuai dengan format yang harus kamu gunakan, kamu dapat mengatur format gaya Heading agar sesuai dengan format yang kamu inginkan.
2. Atur Format Heading agar Konsisten
Setelah menentukan heading, pastikan tampilannya konsisten. Kamu bisa menyesuaikan font, ukuran, atau warna sesuai kebutuhan, lalu menyimpannya sebagai gaya standar. Konsistensi ini akan membuat daftar isi terlihat rapi dan profesional, serta memudahkan pembaca memahami hierarki isi dokumen.
Untuk memodifikasi atau mengatur format gaya Headings, lakukan langkah-langkah berikut:

- Aktifkan menu Style dengan cara klik ikon di sudut kanan bawah pada bagian Style atau dengan menekan tombol Alt + Ctrl + Shift + S
- Pada menu Style, arahkan pointer ke Heading 1 sehingga muncul ikon segitiga lalu klik ikon tersebut.
- Pilih Modify untuk memodifikasi gaya Heading.
- Pada tampilan Modify Style, ubah gaya teks agar sesuai dengan format yang kamu inginkan. Kamu dapat mengubah jenis font, ukuran font, warna dan pengaturan lainnya. Sebagai contoh dalam panduan ini, untuk gaya Heading 1, format yang digunakan adalah teks Bold dengan perataan tengah, ukuran font 12. Kamu dapat menentukan sendiri sesuai kebutuhan.

Selanjutnya, kamu dapat memilih untuk menerapkan format yang baru kamu buat ini sebagai bawaan atau hanya untuk dokumen yang sedang kamu kerjakan saja. Jika kamu ingin menerapkan sebagai gaya bawaan, pilih New document on this template, jika tidak maka pilih Only this document, kemudian klik OK untuk menerapkan perubahan.
Setelah memodifikasi Heading 1, kamu dapat mengulangi langkah-langkah di atas untuk memodifikasi Heading 2, Heading 3 dan seterusnya.
Sebaiknya, memodifiksi gaya Heading dilakukan sebelum menerapkan gaya Heading, langkah ini terbukti lebih cepat dan praktis.
3. Menambahkan Daftar Isi Otomatis
Setelah menerapkan gaya Heading yang sesuai, langkah berikutnya adalah menambahkan daftar isi melalui tab References. Di sana terdapat fitur Table of Contents yang menyediakan pilihan gaya otomatis. Idealnya, daftar isi dibuat pada halaman tersendiri setelah halaman judul. Untuk membuat daftar isi otomatis di halaman baru, ikuti langkah berikut ini:
- Sisipkan Halaman Kosong. Letakan kursor pada awal halaman kemudian buka tab Insert lalu klik Blank Page.

- Tambahkan Daftar Isi Otomatis. Di halaman kosong yang baru dibuat, buka tab Referances kemudian klik Table of Contents lalu pilih Daftar Isi Otomatis 1 atau Daftar Isi Otomatis 2

- Aplikasi Word akan langsung menampilkan daftar isi berdasarkan heading yang sudah kamu atur.

4. Perbarui Daftar Isi Secara Berkala
Jika ada perubahan pada judul atau halaman, daftar isi tidak akan otomatis menyesuaikan. Karena itu, gunakan opsi Update Table untuk memperbarui. Kamu bisa memilih memperbarui nomor halaman saja, atau seluruh isi daftar. Dengan begitu, daftar isi selalu akurat mengikuti perkembangan dokumen.

Kamu juga dapat memformat gaya teks di dalam daftar isi sebagaimana halnya memformat teks biasa.
Kelebihan Menggunakan Daftar Isi Otomatis
Menggunakan daftar isi otomatis di Microsoft Word memberikan banyak keuntungan dibandingkan membuatnya secara manual. Beberapa kelebihan utamanya antara lain:
- Fleksibel untuk Berbagai Versi Word. Fitur daftar isi otomatis tersedia di Word 2010 hingga versi terbaru, sehingga kamu bisa menggunakannya tanpa khawatir kompatibilitas.
- Hemat Waktu. Kamu tidak perlu mengetik ulang judul dan nomor halaman secara manual. Word akan menyusunnya otomatis berdasarkan heading yang sudah kamu atur.
- Dokumen Lebih Rapi dan Profesional. Daftar isi otomatis menampilkan struktur dokumen dengan konsisten, sehingga terlihat lebih terorganisir dan mudah dipahami pembaca.
- Mudah Diperbarui. Jika ada perubahan judul atau penambahan halaman, kamu cukup klik Update Table. Daftar isi akan langsung menyesuaikan tanpa perlu edit manual.
- Navigasi Lebih Cepat. Pembaca bisa langsung menuju ke bagian tertentu hanya dengan melihat daftar isi. Hal ini sangat membantu untuk dokumen panjang seperti laporan, skripsi, atau buku.
Selain itu, dengan menerapan gaya Heading pada ketikan, kamu dapat menutup dan membuka paragraf-paragraf yang ada di bawahnya dengan cara klik segitiga pada teks judul bab atau sub-bab. Dengan cara ini, kamu lebih mudah untuk berpindah antar judul bab atau antar sub-bab.

Kesimpulan
Dengan membuat daftar isi otomatis, judul dan nomor halaman pada daftar isi akan dibuat dan dapat diperbarui secara otomatis. Penulis tidak perlu pusing memperbarui daftar isi secara manual setiap ada perubahan pada ketikan.
Untuk dapat membuat daftar isi otomatis, perlu terlebih dahulu menerapkan gaya Heading pada setiap judul. Daftar isi otomatis di Word dibuat berdasarkan gaya Heading yang diterapkan oleh pengguna. Dengan menerapkan gaya Heading, ketikan juga menjadi lebih rapi dan mudah dinavigasi.
Apakah kamu masih terkendala dan kesulitan membuat daftar isi otomatis? download dan gunakan contoh daftar isi otomatis di Word yang telah kami sediakan.
Semoga bermanfaat.





